Rabu, 08 September 2010

Kenali dan jalani pacaran

Dik Ayu… Inget obrolan kita di milis Manajemen Cinta Islami ? Sembari santai tapi serius sama sodara2 seiman di komunitas itu, kita sering nyinggung model2 solusi berbasis ‘pacaran Islami’. (Wuih, kurikulum banget! Hehe…)
Dari obrolan semacam itu kita jadi kian sadar, perilaku yang tidak mengarah ke zina pada seseorang belum tentu begitu pula pada orang lain. Ada yang birahinya tidak bangkit meski sampai menyisir rambut si dia, tetapi ada yang melihat bibir si dia sepintas lalu saja sudah terangsang berat. Perilaku yang tidak mendekati zina dalam suatu keadaan pun belum tentu begitu pula dalam keadaan lain. Walaupun kemarin syahwat kita tak bergejolak memandang mata si dia ketika iman kita kuat, misalnya, mungkin saja hari ini tatapan matanya membakar gairah seksual kita lantaran sedang lemah-iman.
Kita pun kian sadar, perilaku yang diyakini Islami oleh sebagian orang belum tentu dianggap Islami oleh sebagian yang lain. Bisa aja aktivitas yang dipandang cukup 
Islami oleh sebagian di antara kita ternyata dinilai kurang Islami oleh sebagian yang lain. Namun, kita tidak hendak